“Ke gereja rajin, bantuin orang
gak mau.”
“Malu dong!!!’
AKU bangga karena kamu membawa
jiwa – jiwa kepadaku. AKU bangga karena kamu piawai berdoa, memuji dan
menyembahKU. AKU bangga karena kamu sibuk mempersiapkan program ini dan itu
untuk kegerakan anak – anak muda di kotamu. AKU bangga kau menemuiKU setiap
pagi. AKU bangga, kau membaca firmanKU setiap hari. AKU bangga karena engkau
cerdas mengajarkan firmanku pada mereka. AKU BANGGA. AKU BANGGA. AKU BANGGA.
Namun, satu hal ANAKKU AKU KECEWA
PADAMU.
HATI INI BEGITU PILU.
Mengapa kamu sulit sekali untuk
membantu sesamamu. Bagaimana mereka mau mengikuti AKU, jika kamu tak menggambarkan
kepribadianKU.
Mengapa kamu meng-eksklusifkan
diri sebagai orang suci. Tak mau berbaur dengan dunia luar. Tak mau bergaul
dengan mereka. Pikirmu kamu lebih baik daripada mereka. Tidak, anakKU. Maaf
bahkan AKU harus berkata, mereka jauh lebih baik darimu. Yah, mereka tidak
bertopeng. Mereka tulus hati.
PELAYANANMU YANG SEJATI ADALAH
HIDUPMU.
Yuk, samakan gerakan antara teori
dan tindakan untuk melayani Tuhan.
Berkhotbahlah melalui langkah –
langkah dalam hidupmu.
No comments:
Post a Comment
Thanks for reading. Be Virtuous